Senin, 27 Juni 2016

Hujan

Hujan adalah ingatan
Hujan adalah kenangan
Hujan adalah rindu
Hujan itu kamu

Kamu yang selalu mengisi
Kamu yang selalu mengerti
Kamu yang selalu memahami
Tapi mengapa kamu pergi? 

Pergi..
Sebenarnya tidak ingin kuingat
Ingin kusimpan saja semua tentang kamu
dan segala kenanganmu
Tapi apalah daya
Hujan turun dengan indahnya
Seperti sebuah lagu yang mengalun indah
Layaknya sebuah mesin waktu yang membuatku kembali padamu

Minggu, 27 September 2015

"jatuh" cinta



Pernah jatuh cinta ?
Pernah ngerasa sesak ?  Sakit hati ?
Menyesal dengan sebuah keputusan ?
Kalau kamu pernah merasakan itu semua, berarti masa muda kamu terselamatkan. Dengan kata lain masa mudamu penuh warna, keren !! *give appaluse :D 
Pertama, jatuh cinta itu sangat NORMAL. Jangan pungkiri jika memang kamu suka si dia. Tapi, hati-hatilah dalam jatuh cinta, jangan terlalu terbuai. Cinta yang terlalu dalam dapat membunuh. Coba pikirkan, Setiap hari kamu hanya memikirkan tentang si dia. Nggak ada kabar? Galau. Ngerjain tugas? Males. (Nah, kan repot :D) abis galau nggak mau makan, tugas nggak dikerjakan, jadilah kamu mati gara-gara nggak makan dan nggak lulus sekolah :D
Sebenarnya, jatuh cinta dan sakit hati itu sepaket. Setiap anak muda yang mengalaminya pasti akan merasakan yang namanya sakit hati. Galau. Kacau. (Hayooo yang baca pasti juga pernah. Iya kan? iya? iya? iya? xD). Galau itu dibawa nyantai aja. Kalau aku pribadi sih, pas lagi galau selera makan nambah. Hahaha *curhat ya mbak?
Jatuh cinta yang wajar-wajar saja. Kamu suka dia. Oke. Tidak ada yang melarang. Cinta itu fitrah manusia, yang salah adalah ketika kamu memaksa dia juga untuk menyukaimu. Cinta itu bukan paksaan, cinta itu tidak harus memiliki. Kendalikan egomu J Liat noh kata om tere liye

Jadi, buat saran aja untuk adek-adek yang sedang patah hati atau galau. Jodoh itu nggak tertukar, selesaikan kewajibanmu untuk membahagiakan orang tua dulu. Jatuh cinta boleh, tapi jangan berikan porsi yang lebih besar dari yang lain. Walaupun susah, kalau ada kemauan pasti bisa. Karena cinta yang lebih berkelas akan datang ketika kamu sudah benar-benar sampai pada titik kedewasaan. Sukses dengan studi dan karir. Untuk hari ini, lupakan semua kegalauan. Tinggalkan dia yang menyakitimu. Cintai dia yang selalu ada untukmu. (kok berasa jadi Mario teguh gitu yaaa. Hahaha)

Tentang penyesalan, ada beberapa orang yang pernah menyesal menyia-nyiakan orang yang selalu ada, yang dicintai, jangan terlalu larut lah dalam penyesalan itu (ngomong ama kaca). karena saya rasa setiap keputusan itu pasti ada resikonya. Percayalah, Allah sudah mempersiapkan yang terbaik untukmu J

sekian untuk sore ini, kalau ada yang kurang mohon di maafkan, sampai jumpa di coretan  selanjutnyaaa :D